whatsapp
Yuk buat website sekarang!
Terminologi dunia cyber?

Terminologi dunia cyber?

Maraknya penggunaan istilah-istilah asing di internet merupakan bagian dari pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, kemudahan dalam memanfaatkan teknologi komunikasi ini membawa kemanfaatan besar bagi berkembangnya kebebasan berekspresi, kebebasan berpendapat, dan kebebasan informasi, karena makin banyak warga yang berpartisipasi dalam interaksi publik.

Media sosial adalah salah satu penggunaan teknologi komunikasi virtual yang banyak digunakan, pengertian lain menyebutkan bahwa media sosial merupakan sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Terlepas dari itu semua media sosial kerap menimbulkan masalah dan isu-isu tidak baik. Baru-baru ini microsoft membuat survey melalui Digital Civility Index yang menunjukkan tingkat keberadaban pengguna internet atau netizen sepanjang tahun 2020. Hasilnya memprihatinkan karena menunjukkan bahwa tingkat keberadaban (civility) netizen Indonesia sangat rendah.

Keberadaban atau tingkat kesopanan yang dimaksud dalam laporan ini terkait dengan perilaku berselancar di dunia maya dan aplikasi media sosial, termasuk risiko terjadinya penyebarluasan berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian atau hate speech, diskriminasi, misogini, cyberbullying, trolling atau tindakan sengaja untuk memancing kemarahan, micro-aggression atau tindakan pelecehan terhadap kelompok marginal (kelompok etnis atau agama tertentu, perempuan, kelompok difabel, kelompok LGBTQ dan lainnya) hingga ke penipuan, doxing atau mengumpulkan data pribadi untuk disebarluaskan di dunia maya guna mengganggu atau merusak reputasi seseorang, hingga rekrutmen kegiatan radikal dan teror, serta pornografi.

Untuk mencegah tindak pidana Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Pemerintah melalui kepolisian di Korps Bhayangkara resmi membentuk operasi Virtual Police. Melalui Virtual Police, kepolisian memberikan edukasi dan pemberitahuan bahwa apa yang ditulis ada melanggar pidana, mohon jangan ditulis kembali dan dihapus.

Sebenarnya Indonesia sudah memiliki lembaga siber nasional yaitu Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) adalah lembaga pemerintah Republik Indonesia yang didirikan pada tahun 2017. Lembaga ini bertugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber.

Jadi apa sih cyber?

Cyber atau siber dalam bahasa Indonesia adalah sebuah tatanan kehidupan dalam dunia maya yang segala sesuatunya menggunakan teknologi informasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata siber adalah sistem komputer dan informasi. Arti lainnya dari siber adalah berhubungan dengan internet.

Istilah “Cyber” berasal dari bahasa Yunani, Kybernetes yang berarti pengendali, mengarahkan, mengatur. Istilah ini selanjutnya terus mengalami perluasan makna, hingga dewasa ini diartikan sebagai sistem pengolahan data dan pertukaran informasi yang serba canggih dalam dunia teknologi informasi. Pemakaian istilah “Cyber” pertamakali digunakan oleh Norbert Wiener pada tahun 1948, ia memperkenalkan istilah Cybernetics untuk menyebut sistem pengontrolan otomatis yang menggunakan komputer. Selanjutnya sejak saat itu semakin banyak muncul istilah-istilah yang mengadopsi kata cyber seperti misalnya istilah cyberspace yang pertamakali diperkenalkan pada tahun 1984 oleh William Ford Gibson dalam karya fiksi ilmiahnya yang sangat terkenal, “Neuromancer”.

Beberapa istilah penggunaan kata cyber?

cyber civil society:

  1. Cyber Space (Ruang Dunia Maya).
  2. Cyber Society (Masyarakat Dunia Maya).
  3. Dan lain- lain.

cyber ethics atau netiquette:

  1. Cyber Crime (Kejahatan Dunia Maya).
  2. Cyber Attack (Serangan Dunia Maya).
  3. Cyber Warfare (Perang Dunia Maya).
  4. Cyber Security (Keamanan Dunia Maya).
  5. Dan lain-lain.

cyber force:

  1. Cyber Army (Pasukan Dunia Maya).
  2. Cyber Defense (Pertahanan Dunia Maya).
  3. Dan lain-lain.

Kesimpulan

Setelah melihat banyaknya perluasan makna kata cyber yang berkembang saat ini seolah mereka adalah kelompok atau individu kejahatan dunia maya, padahal cyber merupakan bagian dari perkembangan teknologi informasi yang memang sengaja diciptakan. Di masyarakat dunia maya penggunaan cyber army membentuk suatu kelompok yang sering di identikan dengan kegiatan peretasan dan penyebaran berita bohong, sehingga pihak berwajib membuat istilah cyber crime untuk menyebut mereka yang melakukan tindak kejahatan siber. Dalam tatanan hukum aktifitas online pun terdapat istilah yang disebut cyber law.

Jadi sebenarnya terminologi cyber digunakan untuk menciptakan tatanan kehidupan di masa depan yang segala sesuatunya menggunakan perangkat teknologi, tidak ada kaitannya sama sekali dengan kejahatan.